PAGUYAMAN PANTAI 1 JUNI 2026
Pendamping Lokal Desa (PLD) di wilayah Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo terus bergerak aktif di garda depan dalam mengawal akurasi data penanganan stunting. Sepanjang bulan Mei kemarin, PLD secara intensif melakukan fasilitasi dan pendampingan melekat kepada para Kader Pembangunan Manusia (KPM) guna memastikan penginputan data pada aplikasi Electronic Human Development Worker (e-HDW) berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Aplikasi e-HDW menjadi alat digital vital bagi KPM untuk memantau konvergensi penurunan stunting di tingkat desa. Lewat aplikasi ini, intervensi terhadap ibu hamil, anak usia 0-23 bulan, serta rumah tangga sasaran lainnya dipetakan secara digital.
Aplikasi e-HDW merupakan instrumen krusial yang digunakan KPM untuk mendata, memantau, dan memastikan lima paket layanan konvergensi stunting diterima oleh rumah tangga sasaran. Paket tersebut meliputi layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih, serta layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Keberhasilan pemenuhan input 75% keatas pada bulan Mei ini tidak lepas dari kerja keras para kader di lapangan serta pendampingan intensif yang dilakukan oleh TPP dan Aparat Pemerintah Kecamatan.
Fasilitasi yang dilakukan PLD bukan sekadar mengejar target kuantitas input data, melainkan juga menjaga kualitas dan validitas data yang dimasukkan. Data yang tersaji di e-HDW harus sinkron dengan data riil di Posyandu dan e-PPGBM milik Puskesmas.
"Tantangan utama di bulan Mei kemarin adalah sinkronisasi data sasaran baru, terutama ibu hamil dan bayi baru lahir. Namun, berkat koordinasi yang solid dan evaluasi berkala di pertengahan bulan, kendala jaringan dan teknis di beberapa desa terpencil bisa segera diatasi," ujar salah seorang Pendamping Lokal Desa, pendampingan aplikasi.
Laporan dari aplikasi ini sangat vital karena menjadi acuan utama bagi Pemerintah Desa dalam menentukan arah kebijakan pemanfaatan Dana Desa, khususnya dalam mendanai program-program pemulihan gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), maupun pembangunan infrastruktur sanitasi yang lebih tepat sasaran di bulan-bulan berikutnya.
Hasil akhir dari penginputan e-HDW yang dikawal oleh PLD ini nantinya akan menghasilkan Scorecard Konvergensi Stunting Desa. Dokumen tersebut yang akan menjadi modal utama dalam pelaksanaan Rembuk Stunting Desa serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk penganggaran tahun berikutnya.
Berikut ini hasil dari Pengiputan data setiap Desa di Kecamatan Paguyaman Pantai
Desa Bubaa








Mantap
BalasHapus